Akibat yang Ditimbulkan Oleh Ketidakdisiplinan

Adapun yang ditimbulkan oleh ketidak disiplinan adalah membuat siswa menjadi tidak lebih tertib dan teratur dalam menjalankan kehidupannya, serta siswa juga tidak dapat mengerti bahwa kedisiplinan itu amat sangat penting bagi masa depannya kelak, kerena tidak dapat membangun kepribadian siswa yang kokoh dan bisa diharapkan berguna bagi semua pihak.

Beberapa hal yang ditimbulkan akibat dari pelanggaran tata tertib siswa terhadap peraturan yang dibuat. Sebagai berikut adalah akiba yang ditimbulkan antara lain :

1.      Sikap acuh yang ditujukan siswa kepada orang lain

2.      Rasa malas dan kurangnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar

3.      Kurangnya siswa dalam memnfaatkan waktu

4.      Ketidaksiplinannya siswa dalam mematuhi peraturan yang ada

5.      Siswa memiliki kebiasaan yang buruk

6.      Kenakalan remaja

·         Tanggungjawab siswa terbengkalai atas tugas yang diberikan oleh gurunya.

·         Siswa menjadi tidak mandiri

·         Siswa memperoleh pergaulan yang kurang baik

·         Prestasi siswa menurun dan sosialisasi berkurang

E.     Upaya Meningkatkan Kedisiplinan Siswa

Reisman dan Payne (E. Mulyasa, 2003) mengemukakan strategi umum merancang disiplin siswa, yaitu :

1.      Konsep diri; untuk menumbuhkan konsep diri siswa sehingga siswa dapat berperilaku disiplin, guru disarankan untuk bersikap empatik, menerima, hangat dan terbuka;

2.      Keterampilan berkomunikasi; guru terampil berkomunikasi yang efektif sehingga mampu menerima perasaan dan mendorong kepatuhan siswa;

3.      Konsekuensi-konsekuensi logis dan alami; guru disarankan dapat menunjukkan secara tepat perilaku yang salah, sehingga membantu siswa dalam mengatasinya; dan memanfaatkan akibat-akibat logis dan alami dari perilaku yang salah;

4.      Klarifikasi nilai; guru membantu siswa dalam menjawab pertanyaannyasendiri tentang nilai-nilai dan membentuk sistem nilainya sendiri;

5.      Analisis transaksional; guru disarankan guru belajar sebagai orang dewasaterutama ketika berhadapan dengan siswa yang menghadapi masalah;

6.      Terapi realitas; sekolah harus berupaya mengurangi kegagalan danmeningkatkan keterlibatan. Guru perlu bersikap positif dan bertanggung jawab; dan

7.      Disiplin yang terintegrasi; metode ini menekankan pengendalian penuh olehguru untuk mengembangkan dan mempertahankan peraturan;

8.      Modifikasi perilaku; perilaku salah disebabkan oleh lingkungan. Oleh karenaitu, dalam pembelajaran perlu diciptakan lingkungan yang kondusif;

9.      Tantangan bagi disiplin; guru diharapkan cekatan, sangat terorganisasi, dan dalam pengendalian yang tegas. Pendekatan ini mengasumsikan bahwa peserta didik akan menghadapi berbagai keterbatasan pada hari-hari pertamadi sekolah, dan guru perlu membiarkan mereka untuk mengetahui siapa yang berada dalam posisi sebagai pemimpin.

Sumber :

https://41914110003.blog.mercubuana.ac.id/vivo-gandeng-mobile-legends-hadirkan-skin-spesial/