Algoritma Scan-Line

Table of Contents

Algoritma Scan-Line

Algoritma Scan-Line digunakan untuk memecahkan masalah penggunaan memori yang besar dengan satu baris scan untuk memproses semua permukaan objek. Algoritma melakukan scan dengan arah sumbu y sehingga memotong semua permukaan bidang dengan arah sumbu x dan z dan membuang garis-garis yang tersembunyi. Pada setiap posisi sepanjang baris scan, perhitungan kedalaman dibuat untuk setiap permukaan untuk menentukan mana yang terdekat dari bidang pandang. Ketika permukaan yang tampak sudah ditentukan, harga intensity dimasukkan ke dalam buffer.

Alur proses algoritma Scan Line secara garis besar adalah sebagai berikut

  • Menginisialisasi Buffer secara berulang
  • Melakukan scan baris yang diperlukan. Berpindah dari awal link ke akhir link sebanyak Ymaks – Ymins.
  • Memindahkan/menampilkan isi buffer satu baris secara berulang.
  1. Analisis

Dari segi penggunaan memori, untuk algoritma z buffer, memori yang diperlukan adalah sebesar bidang layar yang akan digambar dikali dengan besar variabel kedalaman z dan warna. Sebagai contoh, proses Hiddden Surface removeal dilakukan pada layar dengan bidang berukuran 640 x 680 pixel. Untuk z buffer diperlukan daerah pada memori dengan ukuran 640 X 680 * 6 byte sama dengan 1843200 byte (1,8 MB). Sedangkan untuk scan line memori yang diperlukan adalah sebesar jumlah kolom bidang layar yang akan digambar dikalikan dengan besar variabel kedalaman dan warna. Untuk buffer scan depth hanya diperlukan 640*6 = 3840 byte (3,75 Kb). Dengan dimensi yang sama maka dibutuhkan 640*4 byte (ukuran tiap integer variabel warna) sama dengan 6400 byte (2,5 Kb). Jadi total hanya membutuhkan 6400 Kb (6,25).

sumber ;

https://www.lesotakus.com/peanuts-apk/