Cara Pembibitan Ikan Nila Merah

Cara Pembibitan Ikan Nila Merah

Cara Pembibitan Ikan Nila Merah

Cara Pembibitan Ikan Nila Merah

Bagaimana cara pembibitan ikan nila merah? Ikan nila merah (Oreochromis niloticus) ialah ikan air tawar yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Bagi para petani, ikan nila merah memiliki beberapa kelebihan yaitu tahan terhadap kualitas air dan penyakit, toleransi terhadap kondisi lingkungan, tingkat pertumbuhannya cepat, serta dapat dibudidayakan secara intensif.

Pembibitan ikan nila merah bertujuan untuk menerima benih-benih ikan nila merah yang berkualitas tinggi. Harapannya dengan memelihara benih yang unggul, maka hasil yang didapatkan dari proses pembudidayaan ini pun semakin banyak pula. Simak panduan membibitkan ikan nila merah ala sebagai berikut!

Bagaimana cara pembibitan ikan nila merah Simak Cara Pembibitan Ikan Nila Merah

Persiapan Kolam

Pekerjaan-pekerjaan yang perlu dilaksanakan dalam mempersiapkan kolam ikan nila antara lain pembuatan pematang, perataan dasar kolam, pembersihan kolam kobakan, penutupan pintu pengeluaran dengan pipa, pemasangan saringan di pintu masuk, dan pengisian air ke dalam kolam.

Mulailah dengan mengeringkan kolam terlebih dahulu, kemudian jemur selama 3-5 hari untuk membasmi bibit penyakit dan hama. Kemudian cangkul dasar kolam hingga strukturnya menjadi gembur. Selanjutnya tambahkan pupuk sangkar sebanyak 300-500 gram/m2. Jika diperlukan, Anda pun dapat menaburkan kapur dolomit (CaCO3) dengan dosis 10-25 gram/m2.

Kolam yang telah diolah ini lantas diisi dengan air setinggi 20-30 cm. Biarkan kolam tersebut selama 2-3 hari semoga plankton dan organisme renik lainnya tumbuh di dalam kolam. Setelah itu, tambahkan lagi air ke dalam kolam hingga ketinggiannya mencapai 50 cm. Diamkan kolam ini selama 4-7 hari sebelum siap untuk digunakan.

Penyeleksian Induk

Ikan nila merah yang akan dijadikan sebagai induk harus dalam kondisi yang benar-benar matang secara gonad. Ciri-cirinya yaitu ikan nila merah betina sudah menghasilkan telur dengan diameter mencapai 2,5-3,1 mm. Sedangkan pada ikan nila merah jantang telah menghasilkan sel sperma yang berwarna keputih-putihan dan kental.

hiu megalodon – Untuk menentukan kematangan gonad ikan nila merah jantan, Anda mampu mengurut bab perut hingga menuju ke anus. Ikan yang telah matang akan mengeluarkan cairan kental berwarna bening keputihan serta warna bab perut hingga kepala bab bawahnya merah. Sementara itu, tingkat kematangan gonad ikan nila merah betina dapat diketahui dengan meraba bab perut dan mengurut bab anus. Ikan yang telah matang ditunjukkan dari telurnya berwarna kuning kehijauan, bentuk perutnya melebar, teksturnya lunak, serta bentuk bab anusnya agak menonjol.

Pemeliharaan Induk

Ikan-ikan nila merah yang akan dijadikan sebagai induk wajib dipelihara dengan benar. Berikan pakan yang mengandung protein dengan kadar sekitar 28-30%. Jumlah pakan yang harus diberikan sebanyak 3% dari bobot biomas dalam 5 hari pertama pemijahan, lalu turun menjadi 2-2,5% dari bobot biomas untuk 5 hari berikutnya hingga waktu pemanenan larva. Penurunan dosis pakan ini sebaiknya diadaptasi juga dengan kondisi ikan apakah sebagian induk betina sedang mengerami telur atau tidak.

Selama proses pemijahan berlangsung, Anda harus mengatur debit air dalam dua tahap yaitu debit besar dalam 5 hari pertama dan debit lebih kecil dalam 5 hari berikutnya. Dalam 5 hari pertama, debit air perlu dikondisikan secara besar untuk meningkatkan oksigen terlarut di dalam air, memicu nafsu makan induk, serta mempertahankan kondisi air. Lalu dalam 5 hari berikutnya debit air ini harus dikecilkan untuk menghindari larva-larva ikan terhanyut oleh air serta mencegah hanyutnya pakan alami sebagai makanan awal larva ikan nila merah.

Pemanenan Larva

Pemanenan larva ikan nila merah dapat dilaksanakan setiap 10 hari sekali atau tergantung ukuran kolam. Waktu yang paling ideal untuk menangkap larva-larva tersebut ialah pada ketika pagi hari. Larva-larva yang telah tertangkap ini kemudian dikumpulkan ke dalam wadah sementara yang berukuran 2 x 2 x 1 m yang dilengkapi mesh berukuran 1,0 m. Tujuan penggunaan mesh size ialah untuk mempermudah melaksanakan pernyortiran larva ikan berdasarkan ukurannya.