Cetak Saring, Cetak Tinggi dan Cetak Dalam

Cetak Saring, Cetak Tinggi dan Cetak Dalam

Cetak Saring, Cetak Tinggi dan Cetak Dalam

  1. A. CETAK SARING

Pada pembawa gambar (acuan retak) pada mesin cetak saring terdiri atas kain kasa dari sutra halus, ditempeli dengan sablon yang dipasang membentang pada bingkai. Karena kain kasa sutera halus dapat berfungsi sebagai saringan maka proses cetak ini disebut cetak saring.

Peralatan cetak saring yang digunakan terdiri dari:

  1. sebuah meja dilengkapi gambar bingkai cetak (Mobel diganti);
  2. sebuah bingkai cetak untuk memegang layar saringan terbuat dari sutta atau nilan;
  3. sebuah perata tinta (raluel);
  4. tinta cetak caring.

Untuk membuat sablon ada 3 cara:

  1. sablon potong;
  2. metode fotokimia lang sung;
  3. metode fotokimia tidak langsung.
  1. Sablon Potong

Proses pengerjaannya menggunakan film tipis yang dipasang pada kertas dasar tembus cahaya. Kertas dasar fungsinya sebagai dasar untuk filmnya dan waktu di otong tidak boleh ikut terpotong.

  1. Metede Fotokimia Langsung

Metode fotokimia langsung berdasarkan atas pemberian lapisan peka cahaya pada kasa. Lapisan peka cahaya ditutup dengan film positif digambar atau diperoleh secara pemotretan lalu di Untuk penyinaran.

  1. Metode Fotokimia Tidak Langsung

Pada metode fotokimia tidak langsung, gambar dikopi tidak langsung pada kasa, tetapi menggunakan bahan peka cahaya, film khusus atau juga kertas pigmen, yang setelah penyinaran dan pengembangan dialihkan kekasa.

  1. CETAK TINGGI

Disebut tinggi karena dalam proses cetak, huruf-huruf teks dan/atau gambar letaknya lebih tinggi dari unsur-unsur yang tidak mencetak. 1Rol-rol tinta hanya menyentuh bagian-bagian yang tinggi dan memberikan tinta pada bagian tersebut.

Prinsip tekanan cetak pada cetak tinggi secara teknis dikerjakan dengan 3 cara:

  1. mesin cetak tangan horizontal (handpress) dan mesin cetak tangan vertikal;
  2. mesin cetak cepat;
  3. mesin cetak rolasi;
  1. CETAK DALAM .

Pada proses cetak dalam huruf-huruf teks dan/atau gambar dimasukkan ke dalam logam-logam acuan cetak. Bagian yang di dalam setelah diberi penintaan mengalihkan tinta ke kertas sedangkan permukaan logam yang tidak diproses harus menghasilkan bagian putih (tidak tercetak} pada cetakan.

Sumber:

https://duniabudidaya.co.id/anatomy-physiology-apk/