Filsafat Menurut Para Filosof

Filsafat Menurut Para Filosof

Filsafat Menurut Para Filosof

Filsafat Menurut Para Filosof
Filsafat Menurut Para Filosof

Definisi Filosof

Beberapa defenisi yang dikemukakan oleh para filosof, baik filosof klasik maupun filosof modern ialah sebagai diberikut :

Socrates : Filsafat ialah berfikir untuk tahu, tahu ialah budi. Oleh lantaran itu budi ialah tahu maka siapa yang tahu akan kebaikan dengan sendirinya akan berbuat baik, ia sanggup disebut dengan orang yang berbudi
Plato, sebagai anakdidik Socrates, menyampaikan bahwa filsafat ialah pengetahuan yang berminat untuk mencapai kebenaran asli. Atau filsafat ialah tiada lain pengetahuan wacana segala yang ada.
Aristoteles (anakdidik Plato), filsafat ialah menyidik lantaran dan asas segala yang ada. Disamping itu mengartikan filsafat ialah pengetahuan yang mencakup kebenaran yang tergabung didalamnya metafisika, logika, retorika, ekonomi, politik dan estetika.
Marcus Tulius Cicero, Filsafat ialah pengetahuan wacana sesuatu Yang Maha Agung dan usaha-usaha untuk mencapai yang tersebut
Al-Kindi, Filsafat ialah ilmu wacana hakekat segala yang ada, baik yang ada pada dunia fisika maupun metafisika
Al-Farabi, filsafat ialah ilmu pengetahuan wacana alam maujud, dan bagaimana hakikat yang sebenarnya.
Immanuel Kant, filsafat ialah pengetahuan yang menjadi pokok awal segala pengetahuan yang tercakup didalamnya empat problem : 1.Apa yang sanggup diketahui insan (jawabanannya metafisika).2.Apa yang seharusnya diketahui insan (jawabanannya etika). 3.Sampai dimana cita-cita insan (jawabanannya Agama). 4.Apa itu insan (jawabanannya Antropologi).
Rene Descartes, filsafat ialah kumpulan segala pengetahuan dimana Tuhan, alam dan insan menjadi pokok awal penyelidikan.

Baca Juga: Pengertian Musik Tradisional

Dasar-dasar Filsafat dan Problematikanya

secara garis besar dasar-dasar filsafat dibagi kedalam beberapa aspek, menyerupai Ontologi, Kosmologi, Efistemologi, dan Oxiologi.

Ontologi berasal dari bahasa Yunani, “Onto” artinya yang ada dan “logos” berarti ilmu pengetahuan. melaluiataubersamaini demikian ontologi ialah cabang filsafat yang mempelajari wacana wujud (being) sesuatu sejauh itu ada. Oleh lantaran itu ontlogi bukan saja mempelajari wacana hakekat Tuhan, akan tetapi juga mempelajari substansi dan hakekat suatu benda dan problem lainnya.

Epistemologi berasal dari bahasa Yunani Episteme berarti pengetahuan dan logos artinya ilmu atau teori. Kaprikornus epistemologi ialah cabang filsafat yang mempelajari wacana pengetahuan dalam mengkaji asal usul filsafat dan benda
Secara terminologi epistemologi ialah salah satu problem logika yang sanggup memilih kebenaran dan cara memperoleh pengetahuan wacana filsafat yang tepat, yang ialah cara yang ditempuh dalam memperoleh pengetahuan filsafat, baik yang teoritis maupun yang praktis.

Aksiologi, berasal dari bahasa Yunani juga yaitu “Axio” berarti bermanfaa atau bernilai dan “logos” berarti ilmu pengetahuan. Kaprikornus aksiologi ialah cabang filsafat yang mempelajari wacana nilai estetika dan etika terhadap hasil dari pengetahuan. Aksiologi juga ialah ilmu pengetahuan yang menyidik hakekat nilai terhadap problem kefilsafatan, nilai yang dimaksud ialah nilai guna, nilai fungsi dan nilai manfaat.

Kosmologi, ialah berasal dari bahasa Yunani yaitu “kosmos” berarti alam (material) dan logos berarti ilmu pengetahuan. Kaprikornus kosmologi ialah cabang filsafat yang mempelajari wacana struktur dan lapisan alam beserta isinya yang melibatkan insan sebagai subjek, Logika, berasal dari kata “logic” berarti kebijaksanaan atau rasio. Kaprikornus logika ialah cabang filsafat yang mepelajari wacana hukum-hukum atau silogisme-silogisme dalam mengumpulkan data, dengan memakai metode deduktif dan induktif, negasi-negasi terhadap proposisi-proposisi yang alhasil akan mendapat kesimpulan yang bersifat rasional.