Hubungan antara Tingkat Inflasi dan Tingkat Pengangguran

Indonesia merupakan salah satu Negara yang berkembang, salah satu masalah yang dihadapi Indonesia sampai saat ini yang belum ada solusinya yaitu pengangguran. Pengangguran merupakn salah satu masalah yang sangat kompleks karena mempengaruhi dan dipengaruhi oleh banyak factor yang saling berinteraksi mengikuti pola yang tidak selalu muda dipahami.

Inflasi merupakan suatu proses kenaikan harga-harga yang berlaku dalam suatu perekonomian, sedangkan tingkat inflasi adalah presentasi kenaikan harga-harga barang dalam periode waktu tertentu (Sadono Sukirno, 2005). Dengan semakin tingginya tingkat inflasi yang terjadi maka akan berakibat pada tingkat pertumbuhan ekonomi yang menurun sehingga akan terjadi peningkatan terhadap angka pengangguran.

Berikut ini salah satu hasil tingkat inflasi dan tingkat pengangguran di kota Magelang Tahun 2000-2010

Tabel 1

Tingkat Inflasi dan Tingkat Pengangguran

 Kota Magelang Tahun 2000-2010

                                                                   Sumber :BPS Kota Magelang 2000-2010

Table tersebut menunjukkan bahwa jika tingkat inflasi meningkat, maka tingkat pengangguran akan mengalami peningkatan juga. Tingkat inflasi berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pengangguran.

3.3 Data Rata-Rata Pertumbuhan Ekonomi, Inflasi, dan Pengangguran selama periode 1980 hingga 2010.

 Berikut ini data rata-rata pertumbuhan ekonomi dan laju inflasi per tahun selama periode 1980 hingga 2010:

Table 1

 Deskripsi perkembangan pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan pengangguran selama periode penelitian di bagi ke dalam periode sebelum krisis moneter 1988, yaitu 1980-1997, pada saat krisis moneter tahun 1998, dan setelah krisis moneter tahun 1998, yaitu 1999-2010 seperti pada diatas. Data diatas menunjukkan baahwa pertumbuhan ekonomi rata-rata per tahun pada periode sebelum krisis moneter Indonesia lebih tinggi lagi dibandingkan dengan periode setelah krisis moneter.

Perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 6,31% per tahun, sedangkan pertumbuhan ekonomi rata-rata pada periode setelah krisis moneter mengalami perlambatan , yaitu sebesar 4,74% per tahun. Perekonomian Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi negative sebesar 13,11% pada masa krisis moneter tahun 1998.

sumber :

https://9033700kg.com/combat-squad-apk/