Imam Ahmad bin Hambal

Imam Ahmad bin Hambal

 

Biografi Singkat Imam Ahmad

• Nama asli
• Ahmad bin Muhammad bin Hambal
• Keturunan Arab, lahir di Kota Salam, Baghdad tahun 164 H
• Nasabnya bertemu dengan Rasulullah pada Nizar bin Ma’ad bin Adnan

• Pengembaraan Ilmu
• Belajar Fiqh pada ahli ra’y, diantaranya Abu Yusuf (murid Abu Hanifah)
• Belajar hadist pada Hisyam bin Basyir bin Abi Khazin al-Washiti, tokoh hadist Baghdad
• Selama 4 tahun belajar hadist, dan menulis kurang lebih 300.000 hadist
• Dari tahun 179-186 H, belajar hadist di banghdad, kemudian ke Bashrah, Hijaz, Yaman, Kufah, dan tempat lain.
• Berguru pada Syafi’i
• Berguru pada Imam Syafi’i mengenai ushul Fiqh

Karya Imam Ahmad bin Hambal

} Al-Musnad, berisi 40.000 hadist yang diseleksi dari 700.000 hadist.
} Al-Zuhd; al-Shalat; al-Manasik al-Kabir; al-Manasik al-Shaghir; al-Tarikh; al-Nasikh wa al-Mansukh; al-Muqaddam wal al-Muakhar fi Kitabillah; dan Fadhail al-Shahhah

Menetang Mu’tazilah dan Kekuasaan

} Imam Ahmad tidak mau mengikuti madzhab negara, pada masa pemerintahan Al-Ma’mun.
} Mu’tazilah berpendapat bahwa Al-Qur’an adalah mahluk, namun Imam Ahmad tidak menyepakatinya.
} Dipenjarakan Al-Ma’mun, hingga pemerintahan Al-Mu’tashim.
} Imam Ahmad dipaksa untuk mengakui paham Mu’tazilah. Ia dicambuk, disiksa, dan dilukai dengan pedang.
} Imam Ahmad terbebas dari penjara masa pemerintahan Al-Mutawakkil.

Dasar Madzhab Hambali

• Nushus: Al-Qur’an , Sunnah, dan Nash Ijma’
• Fatwa Sahabat : Apabila terjadi perbedaan kembali pada pendapat yang lebih dekat dengan Al-Qur’an dan Sunnah; Jika masih tidak jelas, Imam Ahmad hanya diam
• Istinbath: Istihsan, Sadd al-Dara’i, Istihsan, dan Maslahah Mursalah.

Baca Juga: