Jenis Bakat

Jenis Bakat

Jenis Bakat

Jenis Bakat
Jenis Bakat

Menurut Rahayu (2), ada dua jenis bakat, yaitu diantaranya:

  1. Bakat umum, merupakan kemampuan yang berupa potensi dasar yang bersifat umum, artinya setiap orang memiliki.
  2. Bakat khusus, merupakan kemampuan yang berupa potensi khusus, artinya tidak semua orang memiliki misalnya bakat seni, memimpin, berceramah, olahraga. Bakat khusus ini terbagi lagi menjadi beberapa macam, diantaranya:
  • Bakat Verbal, yaitu bakat tentang konsep-konsep yang diungkapkan dalam bentuk kata-kata.
  • Bakat Numerikal, yaitu bakat tentang konsep-konsep dalam bentuk angka.
  • Bakat bahasa (linguistik), yaitu bakat tentang penalaran analitis bahasa (ahli sastra) misalnya untuk jurnalistik, stenografi, penyiaran, editing, hukum, pramuniaga dan lain-lainnya.
  • Bakat kecepatan, ketelitian, klerikal, yaitu bakat tentang tugas tulis menulis, ramu-meramu untuk laboratorium, kantor dan dalam kerohanian.
  • Bakat Relasi Ruang (spasial), yaitu bakat untuk mengamati, menceritakan pola dua dimensi atau berpikir dalam 3 dimensi. Mempunyai kepekaan yang tajam terhadap detail visual dan dapat menggambarkan sesuatu dengan begitu hidup, melukis atau membuat sketsa ide secara jelas, serta dengan mudah menyesuaikan orientasi dalam ruang tiga dimensi.
  • Bakat Mekanik, yaitu bakat tentang prinsip-prinsip umum IPA, tata kerja mesin, perkakas dan alat-alat lainnya.
  • Bakat Abstrak, yaitu bakat yang bukan kata maupun angka tetapi berbentuk pola, rancangan, diagram, ukuran-ukuran, bentuk-bentuk dan posisi-posisinya.
  • Bakat Skolastik, yaitu kombinasi kata-kata (logika) dan angka-angka. (Termasuk didalamnya kemampuan dalam penalaran, mengurutkan, berpikir dalam pola sebab-akibat, menciptakan hipotesis, mencari keteraturan konseptual atau pola numerik, pandangan hidupnya umumnya bersifat rasional).

Berdasarkan cara berfungsinya, bakat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Bakat yang berhubungan dengan kemampuan atau kemahiran di bidang pekerjaan tertentu, seperti bakat musik.
  2. Bakat khusus tertentu yang diperlukan sebagai perantara untuk mewujudkan kemampuan tertentu. Misalnya bakat melihat ruang (dimensi) diperlukan untuk mewujudkan bakat insinyur.

Bakat juga digolongkan menurut fungsi dan aspek-aspek yang terlibat dan yang terlihat dalam berbagai macam prestasi, yaitu:

  1. Bakat psikofisik

Bakat psikofisik adalah kemampuan yang berakar pada jasmaniah sebagai dasar bakat tersebut. Seperti kemampuan motorik, ketangkasan, kekuatan badan, kelincahan jasmani, keterampilan jari, dan anggota tubuh lainnya.

  1. Bakat kejiwaan yang bersifat umum

Bakat kejiwaan yang bersifat umum adalah kemampuan ingatan daya khayal atau imajinasi dan inteligensi.

  1. Bakat kejiwaan yang khas dan majemuk

Bakat kejiwaan yang khas adalah bakat yang terarah pada suatu bidang yang terbatas, seperti bakat bahasa, bakat melukis, bakat musik, bakat seni, bakat ilmu, dan lain-lain. Sedangkan bakat majemuk seperti bakat hukum, bakat pendidik, bakat psikologi, bakat kedokteran, bakat ekonomi, bakat politik, dan lain sebagainya.

  1. Bakat yang lebih berdasarkan pada alam perasaan dan kemauan

Bakat yang berdasarkan alam perasaan dan kemauan adalah bakat yang berhubungan dengan watak, seperti kemampuan bersosial, kemampuan mengasihi, kemampuan merasakan dan menghayati perasaan orang lain, dan sebagainya.

Sumber : https://www.seputarpengetahuan.co.id/2015/03/18-pengertian-kewirausahaan-menurut-para-ahli.html