Makalah Hama dan Penyakit Jati

Makalah Hama dan Penyakit Jati

Makalah Hama dan Penyakit Jati

 

Makalah Hama dan Penyakit Jati

Latar Belakang Pembangunan Kehutanan

Pembangunan kehutanan yang saat ini dikembangkan lebih mengarah kepada hutan tanaman dengan sistem monokultur. Salah satu dampak negatif dari sistem monokultur adalah kerentanan terhadap hama dan penyakit, hal ini terjadi karena sumber pakan tersedia dengan melimpah dan dalam wilayah yang luas.

 

Serangan Hama Mengakibatkan

Serangan hama dan penyakit jika tidak dikelola dengan tepat maka akan mengakibatkan ketidakseimbangan ekosistem. Selain dari itu, serangan hama dan penyakit berdampak pada prokduktifitas dan kualitas standing stock yang ada. Diantaranya adalah menurunkan rata-rata pertumbuhan, kualitas kayu, menurunkan daya kecambah biji dan pada dampak yang besar akan mempengaruhi pada kenampakan estetika hutan. Gangguan pertumbuhan terhadap tanaman jati dapat terjadi dari awal proses pembentukan bibit hingga akhir daur hidup dan produksi.

 

Tanaman Jati Banyak Diminati

Tanaman Jati hingga saat ini masih menjadi komoditas mewah, karena kualitasnya tinggi sehingga banyak diminati banyak masyarakat walaupun harga jualnya mahal. Oleh karena itu, tanaman jati perilu mendapat perhatian tersendiri.

 

Penyakit tanaman jati dapat dibagi berdasarkan bagian yang diserang, yaitu :

  1. Penyakit Akar
  2. Bakteri Pseudomonas tectonae
  3. Bakteri Dumping off
  4. Penyakit Batang
  5. Corcitium salmonicolor
  6. Nectria haematococca
  7. Penyakit Pucuk Daun
  8. Stemphyllum sp.dan Phomopsis tectonae

 

Baca Juga Artikel Lainnya: