Pendidikan di Polandia Dianggap Bisa Bersaing dengan Negara Eropa Barat dan AS

Pendidikan di Polandia Dianggap Bisa Bersaing dengan Negara Eropa Barat dan AS

Pendidikan di Polandia Dianggap Bisa Bersaing dengan Negara Eropa Barat dan AS

Pendidikan di Polandia Dianggap Bisa Bersaing dengan Negara Eropa Barat dan AS
Pendidikan di Polandia Dianggap Bisa Bersaing dengan Negara Eropa Barat dan AS

Polandia memiliki potensi sebagai tempat belajar yang cocok untuk generasi muda Indonesia. Melihat hal itu, mantan Duta Besar RI untuk Polandia, Peter F Gontha, menyarankan agar Pemda-pemda di Indonesia menganggarkan beasiswa untuk putra-putri daerahnya.

“Kami menganjurkan pemerintah daerah dan para calon anggota DPRD

untuk mempertimbangkan mendirikan beasiswa khusus untuk pendidikan di Polandia. Investasi tersebut akan mulai menghasilkan bahkan sejak 2-3 tahun pertama, dan lama-kelamaan akan bertumbuh sepuluh kali lipat,” kata Peter Gontha dan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Polandia untuk Republik Indonesia, Beata StoczyƄska1, dalam pernyataan pers bersama yang diterima detikcom, Minggu (17/3/2019).

Investasi dalam bidang pendidikan dipandang penting untuk memajukan Indonesia. Dalam waktu dua hingga tiga tahun, lulusan beasiswa Polandia akan kembali membangun daerahnya di Indonesia. Mereka-mereka itu adalah aset sumber daya manusia yang bisa menghindarkan Indonesia dari jebakan pendapatan menengah (middle income trap), yakni keadaan suatu negara yang berhasil mencapai tingkat pendapatan menengah, tapi tak bisa keluar dari tingkatan itu untuk menjadi negara maju.

Baca juga: Menhub Dukung Penerbangan Carter Warsawa-Denpasar

“Ekonomi Indonesia tumbuh pesat dengan pertumbuhan lebih dari 5% per tahun. Puluhan ribu kelas menengah baru terus-menerus muncul, masing-masing dengan ambisi profesional dan keinginan untuk turut memajukan Indonesia,” kata mereka.

Dinyatakannya, biaya pendidikan di Polandia lebih murah ketimbang Amerika Serikat,

Australia, atau negara Eropa Barat seperti Jerman dan Belanda. Biaya pendidikan di Polandia hanya sepersepuluhnya saja dari negara-negara itu. Polandia adalah alternatif pendidikan kelas dunia tanpa membuat peserta pendidikan terlilit utang seumur hidup.

Pendidikan di Polandia Dianggap Bisa Bersaing dengan Negara Eropa Barat dan ASFoto: Mahasiswi-mahasiswi Indonesia di Polandia. (Dok Istimewa)

“Sekarang ini ada tempat yang menawarkan pendidikan berstandar Eropa, dengan akses teknologi mutakhir, dengan masyarakat yang terbuka. Biaya pendidikan di tempat tersebut tidak sampai sepersepuluh biaya pendidikan di Amerika Serikat atau Eropa Barat, baik dalam hal biaya kuliah maupun biaya hidup. Tempat tersebut adalah Polandia,” ujarnya.

Baca juga: Peter F Gontha Raih Bintang Kehormatan dari Presiden Polandia

Namun tetap, mereka perlu mencukupi kebutuhan pengeluaran. Beasiswa-lah jawabannya. Contohnya, NTB sudah menyelenggarakan beasiswa untuk pendidikan tingkat universitas di Polandia. Kaum muda NTB yang kuliah pada November 2018 alias angkatan pertama berjumlah 20 orang.

“Tiap wilayah Indonesia dapat merumuskan prioritasnya dalam bidang pendidikan. Pengusaha setempat juga dapat berpendapat. Universitas Polandia siap untuk menyesuaikan programnya menurut rumusan prioritas tersebut. Siswa Indonesia juga dapat ditempatkan magang di perusahaan yang sesuai dengan bidang studi masing-masing, sesuai kebutuhan mereka,” kata mereka.

Secara umum dari komunitas pelajar Indonesia di Polandia yang terus berkembang itu, tiap tahun lebih dari 20 diantaranya melanjutkan studi ke tingkat pascasarjana yang ditanggung penuh oleh beasiswa Ignacy Lukasiewicz yang diselenggarakan pemerintah Polandia, dan yang lain melanjutkan secara mandiri.

Baca juga: Luhut: Pemerintah Siap Kirim ASN-Mahasiswa Terbaik ke Luar Negeri

Polandia menawarkan berbagai bidang studi yang berhubungan dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia. Bidang teknis yang ditawarkan sangat banyak, termasuk: IT, telekomunikasi, teknik ruang angkasa, navigasi maritim, rekayasa kapal, energi terbarukan, pengelolaan limbah, tata kota, serta berbagai sub-bidang Teknik sipil, seperti pembangunan jalan, rel kereta, dan saluran pembuangan. Tersedia pula berbagai pelatihan profesi. Kegiatan belajar dapat dilangsungkan dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Polandia (dengan melalui program persiapan selama satu tahun).

 

Sumber :

https://www.lapor.go.id/profil/1824745