Pengertian Laporan Keuangan

Laporan keuangan adalah laporan periodik yang disusun menurut prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum tentang status keuangan dari individu, asosiasi, atau organisasi bisnis yang terdiri dari neraca laporan, laba rugi, dan laporan perubahan ekuitas pemilik.

Laporan keuangan bank sama saja dengan laporan keuangan perusahaan. Neraca bank memperlihatkan gambaran posisi keuangan suatu bank pada saat tertentu. Laporan laba rugi memperlihatkan hasil kegiatan suatu bank selama satu periode tertentu. Laporan perubahan posisi keuangan memperlihatkan darimana saja sumber dana bank dan kemana saja  disalurkannya dana tersebut. Laporan ini disusun dari neraca pada dua periode (tanggal) dan laporan laba rugi selama periode yang dilaporkan. Selain dari ketiga komponen diatas, juga harus disertakan catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan.

Berdasarkan peraturan Bank Indonesia, setiap bank diwajibkan menyampaikan laporan keuangan kepada Bank Indonesia dan publik setiap enam bulan yang terdiri atas laporan inti dan laporan pelengkap.

Laporan inti terdiri atas:

  1. Neraca
  2. Laba/ rugi

Laporan pelengkap terdiri atas:

  1. Laporan komitmen dan kontijensi
  2. Laporan perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum
  3. Laporan transaksi valuta asing dan derivatif
  4. Laporan kualitas aktiva produktif dan derivatif
  5. Perhitungan rasio keuangan
  6. Pengurus bank dan pemilik bank

2.9  Arti Penting Laporan Keuangan

Manajemen suatu organisasi, baik yang berorientasi laba (profit oriented) maupun yang tidak, akan selalu dihadapkan pada pengambilan keputusan untuk masa mendatang. Baik buruknya keputusan yang diambil akan bergantung dan ditentukan oleh informasi yang digunakan dan kemampuan manajemen dalam menganalisis dan menginterpretasikannya. Salah satu sumber informasi penting yang digunakan manajemen dalam pengambilan keputusan tersebut, terutama keputusan keuangan, adalah laporan keuangan.

Manajemen, terutama manajer keuangan, juga berkepentingan terhadap informasi yang disajikan dalam laporan keuangan meskipun memiliki akses terhadap informasi manajemen dan keuangan tambahan yang membantu dalam melaksanakan tanggung jawab perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan. Manajemen memiliki kemampuan untuk menentukan bentuk dan isi informasi tambahan untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

baa juga :