Peserta Khitan Massal: Sakit, Tapi Dapat Sarung

Peserta Khitan Massal Sakit, Tapi Dapat Sarung

Peserta Khitan Massal: Sakit, Tapi Dapat Sarung

Peserta Khitan Massal Sakit, Tapi Dapat Sarung
Peserta Khitan Massal Sakit, Tapi Dapat Sarung

Rayakan Dies Natalies ke-3, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Surabaya

(Ubaya) menggelar Khitanan Massal, Minggu (30/6/2019).

Ketua pelaksana kegiatan, dr. Herry Wibowo, M.Kes, Sp.B, FInaCS menuturkan, khitan massal tersebut merupakan kali pertama diadakan oleh FK Ubaya . Tujuannya untuk menyosialisasikan pentingnya sirkumsisi (sunat) kepada masyarakat. “Kita harus bisa mengedukasi masyarakat awam tentang pentingnya sirkumsisi, yaitu untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kencing sekaligus mencegah timbulnya penyakit,” jelasnya.

Pihaknya sendiri menyediakan kuota peserta sebanyak 40 anak, dan telah dibuka sejak awal Juni 2019. Meski baru pertama kali diadakan, namun masyarakat sangat antusias, terbukti dengan membludaknya peserta hingga 60 anak lebih. “Sebenarnya kita cuma buka 40 anak, tapi ini tadi overload. Jadi terpaksa kita tetap tolak dengan toleransi maksimal 45 anak saja,” pungkasnya.
Baca Juga:

Inovasi Mahasiswa Ubaya, Alat Bantu Uji Kelarutan Obat
UBAYA Pertahakan Gelar Juara ONMIPA
Bagaimana Peran Humas dalam Sebuah Instansi?
Ubaya Akan Bangun Rumah Sakit Pendidikan

Hal tersebut terpaksa dilakukan mengingat keterbatasan waktu. Seperti yang diketahui,

untuk satu kali penanganan bisa memakan waktu 30-45 menit. Proses khitan setidaknya dilakukan di 5 ruangan berbeda oleh 12 tenaga medis, terdiri dari 3 dokter bedah dan selebihnya dokter umum.

Herry menjelaskan, proses khitan sendiri menggunakan teknik konvensional dorsumsisi dan dibantu sejumlah mahasiswa kedokteran tingkat akhir. “Kita pakai teknik itu (konvensional dorsumsisi) meskipun lebih lama waktunya, tapi aman. Kami utamakan aman untuk mereka,” tandasnya.

Salah satu peserta, Orlando (7), mengaku senang bisa mengikuti khitan massal.

Ditemani ayahnya, Muhammad Rudy (35), ia merasa lega meski harus menahan sakit. “Sakit, tapi gak apa-apa dapat sarung, hehe,” ujarnya sambil tersenyum

 

Sumber :

https://uberant.com/article/632662-how-to-low-budget-marriage-invitations/