Skototropisme

Skototropisme

Skototropisme (bahasa Yunani, skotos, erarti kegelapan, kekelaman) adalah pergerakan pertumbuhan ke arah kegelapan.

2.2 Gerak Nasti

Gerak nasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh rangsangan. Jenis gerak nasti dibagi menjadi (Sam Arianto, 2008).

Gerak nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi oleh rangsangan. namun arahnya tidak dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Kata nasti berasal dari bahasa Yunani, yaitu nastos yang berarti dipaksa mendekat. Oleh karena itu, arah gerak dari bagian tubuh tumbuhan yang melakukan gerak nasti ditentukan oleh tumbuhan itu sendiri.

Contoh:

  • Menutupnya daun putri malu dan tumbuhan Venus karena sentuhan
  • Menutupnya daun majemuk pada tanaman polong saat malam hari
  • Membuka dan menutupnya bunga pukul empat
  • Membuka serta menutupnya stomata

2.2.1 Tigmonosti (Seismonasti)

Tigmonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsang mekanisme berupa sentuhan atau tekanan. Respon ini disebabkan oleh kehilangan turgor sel secara cepat di dalam pulvinus, yaitu organ motor khusus yang berlokasi pada persambungan daun. Sel-sel motor secara mendadak menjadi lembek setelah perangsangan karena hilangnya kalium, yang menyebabkan air meninggalkan sel melalui osmosis. Sel membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk mendapatkan kembali turgornya dan memulihkan bentuk alamiah daun. Contohnya : menutupnya daun putri malu.

sumber :

https://thesrirachacookbook.com/seva-mobil-bekas/