Status Hukum Organisasi Ekonomi Internasional

Organisasi internasional secara umum mengandung personality hukum negara-negara yang bersangkutan. Kepribadian atau ciri khusus hukum memungkinkan mereka menjalankan seperti hukum yang ada, antara keduanya dalam lingkungan hukum internasional  dan dalam lingkungan mereka sendiri.

Walaupun hal ini diragukan bahwa oganisasi intenasional memiliki kepribadian atau ciri hukum internasional, kepribadian atau ciri ini tidak sama dengan kepribadian atau ciri dari masing-masing negara.

Seperti diketahui, organisasi internasional terikat dalam kegiatan-kegiatan yang memberi syarat kepada mereka untuk memiliki ciri atau tanda dari kepribadian intenasional dan hal ini merupakan bagian suatu hal yang penting dari implementasi perjanjian yang diperhatikan. Oleh karena itu, kepribadian hukum merupakan suatu ciri yang penting dalam menentukan objektivitas dari apa yang dibentuk oleh organisasi-organisasi internasional.

Ketentuan dari organisasi-organisasi internasional tertentu memiliki kemampuan untuk menunjukan macam-macam fungsi, antara lain mencakup perjanjian-perjanjian  (treaty), menciptakan perdamaian internasional, mengadakan konfirmasi internasional yang mewakili negara-negara dan organisasi-oganisasi internasional, menginginkan perwakilan diplomatik untuk menjadi anggota dan bukan merupakan anggota.

Kebanyakan oganisasi ekonomi internasional telah mempunyai kepribadian atau ciri hukum dengan ketentuan-ketentuan yang diciptakan mereka. Misalnya pada pasal tentang perjanjian IMF dalam Pasal IX, ayat 2 menyatakan :

“Status of The fund. The fund shall possess full juridical personality, and in particular, the capacity; (i) to ceate; (ii) to aquire and dispose of immovable propet; (iii) to institute legal proceedings.”

Kemudian ketentuan-ketentuan dari perjanjian dalam IBRD (Pasal VII, ayat 2 yang mencakup suatu ketentuan umum. Pasal 28 dari komisi European Communities (Mergerr Treaty) dan Pasal 10 dari Potocol on the Privilages and Immunities of the European Communities.

Dari pertimbangan pendapat diatas, hal ini akan dikatakan bahwa kepribadian hukum yang dimiliki oleh organisasi ekonomi internasional merupakan suatu yang pokok dari fungsi mereka, tidak hanya memungkinkan organisasi internasional menjalankannya sebagai perseorangan atau subjek  yang mengizinkan mereka membuat perjanjian-perjanjian dengan organisasi intenasional lainnya, mengambil keputusan yang akan mempunyai akibat internasional, hal ini juga memungkinkan organisasi-organisasi ini memperlihatkan fungsinya dalam sistem hukum yang dimiliki negaa-negara anggota.

sumber :

https://solopellico3p.com/beli-mobil-bekas/