Teori Kognitif

Perkembangan kognitif pada peserta didik merupakan suatu pembahasan yang cukup penting bagi pendidik maupun orangtua. Perkembangan kognitif pada anak merupakan kemampuan anak untuk berpikir lebih kompleks serta kemampuan melakukan penalaran dan pemecahan masalah yang termasuk dalam  proses psikologis yang berkaitan dengan bagaimana individu mempelajari dan memikirkan lingkungannya.

Dalam memahami perkembangan kognitif, harus mengetahui proses perkembangan kognitif tersebut. Perkembangan kognitif dapat dikaji dengan menggunakan dua cara yaitu dengan pendekatan tentang tahapan-tahapan perkembangan kognitif yang dijelaskan oleh Piaget dan dengan caran system pemprosesan informasi. Pada teori pemprosesan informasi lebih menekankan bagaimana proses-proses terjadinya perkembangan kognitif, tetapi pada teori Piaget membagi proses tersebut ke dalam berbagai tahapan.

Selain itu karakteristik perkembangan kognitif peserta didik juga harus dapat dipahami semua pihak melalui oleh para tokoh-tokoh Bruner, Ausubel dan Vygotsky. Dengan pemahaman pada karakteristik perkembangan peserta didik, pendidik dapat mengetahui sebatas apa perkembangan yang dimiliki anak didiknya sesuai dengan usia mereka masing-masing, sehingga pendidik dapat menerapkan ilmu yang sesuai dengan kemampuan kognitif masing-masing anak didik. Meskipun banyak hal dan kendala dalam perkembangan kognitif anak, setidaknya kita sebagai para pendidik harus memahami tentang perkembangan kognitif agar cara pengajaran kita sesuai dengan kemampuan kognitif masing-masing anak.

  1. Teori Perilaku Dan Teori Kognitif Sosial

Tema pokok tulisan ini adalah pembelajaran, dan initinya adalah apakah yang dapat guru lakukan untuk mendukung pembelajaran seluruh siswa. Bab ini merupakan bagian pertama dari tiga pengembangan gambaran teoritis topik tersebut. Kita mulai bagian ini dengan penjelasan teori belajar dalam perspektif behavioris dan diikuti oleh pembahasan mengenai teori kognitif sosial, sebuah gambaran pembelajaran yang mencakup unsur-usur perilaku tetapi hal tersebut harus melalui proses pengujian semacam kepercayaan dan harapan-harapan, yang tidak dipertimbangkan oleh kaum behavioris.

Dengan selesainya pembahasan bab ini, diharapkan mampu menemukan bagian-bagian berikut:

sumber :

https://www.sudoway.id/seva-mobil-bekas/